Category: Sensasi Kopi Indonesia

Serunya sensasi ngopi di Indonesia dapat membuat suasana menjadi lebih enjoy dari sebelumnya, bagi kalian para pencinta kopi pastinya sudah tahu akan hal itu, disini kami akan menjelaskan apa-apa saja sensasi di dalam dunia perkopian.

Kopi Arabika Dan Robusta Cocok Untuk Semua Umur

Kopi Arabika dan Robusta

Kopi Arabika dan Robusta adalah nama dari minuman bercafein yaitu kopi, tentu saja sudah tidak asing bagi anda mendengar kata kopi.

Kopi bisa kita nikmati kapan saja dan dimana saja, saat anda nongkrong bersama teman, saat santai di kantor, saat bersama keluarga, saat bergadang bersama teman dan lain sebagainya.

Jika anda para pecinta minuman bercafein tidak ada salahnya mencoba kopi arabika dan robusta ini, karena memiliki citarasa yang khas dari masing-masing kopi tersebut dan bisa di sajikan sesuai dengan selera anda masing-masing yaitu panas, hangat bahkan dingin.

Namun anda juga perlu mengetahui beberapa perbedaan dari kopi arabika dan robusta ini.

Perbedaan Kopi Arabika Dan Robusta Secara Umumnya

 

Perbedaan Kopi Arabika Dan Robusta Secara Umumnya

Khususnya bagi para pecinta kopi pasti bukan sekedar menikmati minuman kopi tersebut, pastinya anda akan penasaran dengan berbagai hal yang ada di kopi tersebut.

Pada umumnya harga dari kopi menentukan kwalitas dari aroma dan rasa serta kandung cafein yang ada didalamnya, berikut ini penjelasannya.

1. Harga Kopi

  • Kopi arabika dan robusta memiliki harga yang berbeda, pada kopi arabika biasanya dijual dengan harga 31 ribu hingga 39 ribu rupiah.
  • Sedangkan untuk kopi arabika lebih murah dibanding kopi robusta, yaitu sekitar 23 ribu hingga 25 ribu per 100 gramnya.

2. Rasa Atau Aroma

  • Rasa atau aroma pastinya tergatung dari para pecinta atau penikmati kopi itu sendiri, apabila seseorang telah nikmat dengan rasa atau aroma dari kopi tersebut, maka harga tidaklah jadi masalah lagi.
  • Rasa atau aroma pada kopi arabika biasanya mengeluarkan aroma fresh atau segar seperti blueberry sehingga membuat kopi ini lebih berasa manis bercampur asam.
  • Sedangkan untuk kopi robusta memiliki aroma yang strong atau kuat, jadi pada umumnya rasa kopi robusta ini banyak diminati oleh para pecinta kopi pahit.

3. Kadar Cafein

  • Kadar cafein pada kopi tentu saja harus diperhatikan khusus untuk anda yang memiliki sakit maag atau lambung, jadi jangan sampai anda malah menderita pada saat ingin menikmati kopi kesayangan.
  • Cafein pada kopi arabika bisa dikatakan cukup rendah yaitu berkisar 0,9 hingga 1,4 persen sehingga aman untuk di konsumsi bagi yang memiliki sakit maag atau lambung.
  • Untuk cafein pada kopi robusta cukup tinggi yaitu berkisar 1,8 hingga 4 persen, dengan cafein yang tinggi ini membuat rasa kopi yang cukup pahit sehingga tidak aman bagi anda yang memiliki sakit maag atau lambung.

Itulah perbedaan secara umum pada kopi arabika dan robusta, jadi anda bisa menikmati kopi tanpa perlu rasa khawatir lagi apabila sudah mengetahui 3 perbedaan tersebut.

Baik harga, kadar cafein dan rasa yang khas pastinya bisa memanjakan diri anda saat bersantai untuk menikmati secangkir kopi hangat

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda, terima kasih. Salam kopi hangat.

Mencari Tahu Apa Nama Latin Kopi Dari Balik Sejarahnya

 

Nama Latin Kopi Dunia

Nama latin kopi yang masih banyak belum diketahui oleh beberapa para pencinta kopi di dunia, kini telah menjadi pertanyaan di area kopi maupun media sosial.

Kopi adalah suatu hidangan hasil seduhan biji kopi yang awalnya telah di sangrai lalu dihaluskan menjadi bubuk, kopi tradisional sangat mudah kalian dapatkan di berbagai provinsi di Indonesia.

Hingga saat ini kopi telah menjadi salah satu komoditas yang sangat populer di dunia, dimana kini kopi telah berhasil di budidayakan oleh sekitar 50 negara.

Pada umumnya, kopi dikenal memiliki 2 varietas pohon kopi yang sudah sangat terkenal di seluruh dunia, yaitu terdiri dari nama latin Kopi Robusta (Coffea Canephora) dan juga Kopi Arabika (Coffea Arabica).

Kopi memiliki beberapa proses sederhana sebelum dapat dikonsumsi, pemrosesan kopi juga terbilang cukup panjang, dimulai dari pemanenan biji kopi yang sudah matang dan dilakukan dengan cara mesin ataupun manual.

Kemudian masuk pada tahapan proses pengeringan biji kopi agar menjadi kopi gelondong, setelah itu langsung masuk ke pemrosesan selanjutnya yaitu bagian penyangrai, dilakukan dengan tingkat suhu derajat yang bervariasi.

Sesudah melewati proses penyanggraian, biji kopi nantinya akan digiling dan dihaluskan hingga menjadi bubuk kopi. Setelah melewai beberapa pemrosesan yang dijalani barulah kopi dapat di konsumsi.

Asal Mula Penemuan Nama Latin Kopi Di Mancanegara

Nama Latin Kopi

 

Tercatat dalam sejarah bahwa, pememuan kopi merupakan bentuk dari suatu minuman yang berkhasiat dan berenergi, pertama kali di temukan oleh bangsa negara Etiopia.

Penemuan tersebut tepatnya berada di Benua Afrika pada sekitar 3000 tahun atau setara dengan 1000 SM yang lalu, kemudian kopi terus berkembang hingga ke mancanegara.

Saat ini kopi telah menjadi suatu minuman yang paling populer di dunia, dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat baik itu remaja maupun orang tua.

Indonesia sendiri saat ini telah memproduksi sebanyak lebih dari 500 ribu ton pertahunnya, Disamping cita rasa dan aroma dari biji kopinya yang sangat menarik.

Kopi juga mampu menurunkan beberapa risiko terkenannya penyakit, diantara lainnya seperti :

1. Kanker
2. Batu Empedu
3. Diabetes
4. Stress Berat
5. Gejala Struk
6. Beberapa Penyakit Jantung (Kardiovaskuler)

Di dalam biji kopi secara alami telah mengandung berbagai jenis senyawa volatil, yaitu seperti :

1. Keton
2. Ester
3. Asam Format
4. Furfural
5. Aldehida
6. Asam Asetat
7. Alkohol

Dengan banyaknya manfaat yang di kandung di dalam kopi, kini membuatnya memiliki harga jual yang tinggi di pasaran. Masyarakat banyak menilai cita rasa kopi terbaik yang di peroleh dari berbagai macam negara.

Dengan begitu marilah mencoba merasakan kopi-kopi terkenal pada saat ini, dengan begitu kalian dapat mengetahui bagaimana kualitas dan cita rasa kopi yang sangat populer hingga memiliki nilai harga yang begitu fantastis.

Sekian pembahasan kita tentang mencari tahu apa nama latin kopi dari balik sejarahnya, salam dari kami untuk kalian para pencinta kopi di mana pun berada, terima kasih.

Istilah Dalam Dunia Kopi Yang Perlu Pencinta Kopi Ketahui

 

 

Istilah Dalam Dunia Kopi

Istilah dalam dunia kopi yang perlu pencinta kopi ketahui, seperti yang sering kita alami bahwa ketika sedang berada pada salah satu coffe shop, tentunya kita akan mendengar beberapa sebutan-sebutan dalam dunia kopi yang tidak kita pahami.

Sebutan ini sering kita dengar dari seorang barista atau para pencinta kopi lainnya, mungkin pernah kalian alami ketika akan sedang memesan sebuah kopi.

Istilah – istilah dalam dunia kopi tersebut menunjukkan gaya seorang barista saat sedang membuat kopi, pada umumnya seorang barista akan terlihat ciri khasnya pada saat melakukan pour over dengan gayanya masing-masing.

Pour over merupakan suatu teknik manual yang dilakukan oleh seorang barista, teknik tersebut merupakan cara penyeduhan kopi secara manual, tentunya tidak mudah.

Teknik menuangkan air tersebut terbilang tidak mudah, perlu membutuhkan banyak waktu dalam setiap prosesnya, namun cara ini sangat populer di kalangan para pencinta kopi.

Cara pour over kopi hanya dengan menuangkan air ke kertas tipis yang berguna sebagai penyaring bubuk kopi, rasa yang nikmat dan aroma akan terbilang menjadi lebih maksimal.

Di dalam dunia kopi khususnya para penggemar kopi yang masih muda, mereka akan senang dengan istilah-istilah menarik yang di artikan sebagai kata lain dari macam-macam kopi terbesut.

Proses penyeduhan biasanya dilakukan dengan menggunakan air panas, kemudian akan memakan waktu sekitar 5 sampai 10 menit. Berbedanya dengan teknik cold brew, teknik yang dilakukan dengan menggunakan suhu di dalam raungan tanpa adanya saringan dan akan memakan waktu selama 12 jam.

Mengenal Istilah – Istilah Dalam Dunia Kopi

Istilah Dunia Kopi

Pada umumnya, seorang barista akan meracik kopi sesuai dengan keahlian mereka masing-masing, kebanyakan dari mereka akan mencampurkan beberapa jenis kopi lainnya menjadi satu agar mendapatkan secangkir kopi yang enak dan unik.

Para pencinta kopi tentunya akan diminta untuk menilai beberapa penemuan terbaru yang sering para barista lakukan, mereka akan diminta memberikan penilaian dan komentar mengenai cita rasa dari sebuah kopi tersebut.

Untuk kalian yang belum mengetahui beberapa istilah-istilah penting di dalam dunia perkopian, khususnya yang baru bergabung mari tingkatkan wawasan dengan menyimak penjelasan yang telah kami rangkum di bawah ini :

  1.  Astringent : Berartikan rasa yang tersisa di dalam mulut, dengan sensasi rasa asin pada sisi lain lidah.
  2.  Bitter : Mengutarakan rasa tajam keluar dari biji kopi yang telah di panggang dalam waktu lama.
  3.  Bright : Rasa ringan yang kering namun tajam, biasanya sering jadi julukan ciri khas dari rasa kopi Amerika Tengah.
  4.  Beany : Berartikan aroma dari biji kopi panggang yang belum mengeluarkan rasa maksimal.
  5.  Baked : Berartikan aroma dari biji kopi yang dipanggang terlalu lama hanya dalam suhu terlalu rendah.
  6.  Baggy : Rasa yang kurang sedang dikarenakan biji kopi di simpan terlalu lama dengan kondisi yang kurang bagus.
  7.  Buttery : Cita rasa yang di timbulkan sedikit agak berminyak dan kental.
  8.  Fermented : Mengartikan rasa kurang sedap yang mengakibatkan cita rasa menjadi asam, biasanya terdapat pada biji kopi muda.
  9.  Exotic : Aroma tidak biasa, biasanya berasal dari rempah, buah atau bunga.
  10.  Flat : Cita rasa yang hambar karena sudah kehilangan aroma dari biji kopi.
  11.  Fruity : Rasa buah seperti mengandung beri atau sitrus.
  12.  Hard : Mengutarakan rasa yang tidak seimbang, cemderung lebih asam karena kadar asam yang dimiliki sangat tinggi.
  13.  Harsh : Rasa tajan yang dikeluarkan dan sedikit pedas hingga menyengat lidah.
  14.  Musty : Ciri khas rasa tua yang terkandung, biasanya terdapat pada biji kopi pilihan yang telah lama disimpan, khas kopi jawa salah satunya.
  15.  Fragrant Or Floral : Mengutarakan aroma sedap yang dikeluarkan dari bunga misalnya seperti melati.

Beberapa istilah tersebut pastinya akan kalian dengar ketika berada pada suatu coffe shop, tentunya kalian harus memahaminya terlebih dahulu agar tidak terbilang ketinggalan zaman.

Sekian penjelasan mengenai istilah dalam dunia kopi yang perlu pencinta kopi ketahui, seperti yang sering kita dengar, bahwa cinta itu bukan dari kata namun tulus timbul dari rasa.

Kopi Lanang Memiliki Khasiat Menambah Stamina Vitalitas Pria

Kopi Lanang

Kopi Lanang adalah suatu istilah yang digunakan sebagai sebutan biji kopi, suatu olahan pada biji kopi yang tidak berkeping dua membuat biji pada kopi terlihat aneh.

Pada umumnya, biji kopi mempunyai dua biji dalam satu buahnya, namun lain hal nya dengan biji kopi peaberry yang memiliki biji tunggal dengan sebutan monokotiledon, kelainan ini ditemukan sejak pertama kali cerry kopi di petik.

Dikarenakan hal yang langkah tersebut, saat ini harga kopi peaberry selalu di patokkan lebih mahal dibandingkan harga biji kopi yang memiliki 2 biji serupa lainnya.

Lantaran proses yang dilakukan saat menyortir kopi peaberry bisa terbilang cukup sulit, selain memiliki cita rasa yang khas dan nikmat, kopi peaberry juga terkenal dengan ragam khasiat yang dikandungnya.

Khasiat kopi lanang dipercaya oleh masyarakat jawa, mengandung manfaat untuk dapat menambah vitalitas pada pria. Oleh karena itu kopi ini sangat laris di berbagai warung kopi di jawa.

Mengenal Struktur Dan Tekstur Pada Kopi Lanang

Kopi lanang tidak terlalu banjir di pasaran, tidak seluruh masyarakat Indonesia mengenali kopi tersebut. Namun dengan bertambahnya informasi penting seputaran kopi di Indonesia, kalian dapat segera mengetahuinya seperti dibawah ini.

Kali ini kita akan masuk ke dalam pembahasan cara mudah mengenali struktur dan juga tekstur pada biji kopi peaberry, yuk simak penjelasannya :

1. Memiliki biji kopi tunggal
2. Putik bunga tidak optimal karena serangan serangga atau angin.
3. Terjadi malnutrisi atau bisa disebut tidak seimbang, baik itu kelebihan atau kekurangannya zat para saat pembuahan.
4. Usia pohon yang sudah tua hingga bisa mencapai 10 tahun, hal tersebut membuat penurunan dalam pertumbuhannya.
5. Kelainan genetika yang di alami.

Karena keterbatasan yang dimiliki, setiap permusimnya proses panen kopi peaberry hanya berkisar 5 hingga 10% dari nilai panen keseluruhan. Kopi peaberry juga memiliki tingkat kafein yang cukup tinggi yaitu 2,1%.

Untuk kalian para pencinta kopi dimanapun kalian berada, ada baiknya jika kalian mencoba kopi ini terlebih dahulu, khususnya untuk para pria, karena bukan hanya memiliki rasa yang nikmat, kopi peaberry juga memiliki khasiat yang untuk vitalitas yang luar biasa.

Kami sudahi artikel ini, terima kasih telah menyimak penjelasan kami tentang kopi lanang yang memiliki khasiat terbaik dapat menambah stamina vitalitas pada pria pria.

Alat Pembuat Kopi Terlengkap Yang Wajib Para Barista Miliki

Alat Pembuat Kopi

Alat pembuat kopi merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh seorang barista pada umumnya, karena cita rasa kopi terbaik sangatlah berpengaruh pada saat proses dalam pembuatannya.

Saat ini kopi merupakan gaya hidup bagi beberapa orang yang menyukainya, tidak hanya seorang barista, kalian khususnya para pencinta kopi tidak ada salahnya untuk membeli beberapa alat pembuat kopi dirumah.

Karena dengan adanya alat tersebut akan memudahkan kalian dalam menikmati kopi dengan rasa yang terbaik, selain itu kalian bisa juga bisa mengembangkan beberapa tekniknya untuk dijadikan usaha layaknya seperti para barista.

Mengenal Jenis-Jenis Alat Pembuat Kopi Yang Unik

Jarang diketahui oleh orang pada umumnya bahwa mesin yang digunakan untuk membuat kopi terdiri dari 2 tipe yang berbeda, yaitu ada tipe otomatis dan juga manual. Penasaran seperti apa? Simak dibawah ini penjelasan serta contohnya :

1. Tipe alat pembuatan kopi otomatis merupakan, suatu mesin yang mempunyai fungsi khusus untuk mengelola atau menggiling biji kopi hingga menjadi minuman kopi yang sudah siap saji.

Mesin untuk membuat kopi siap saji ini mampu membuat berbagai macam jenis kopi seperti, Espresso, Americano, Robusta, dan Arabica.

Contohnya seperti :

  • Type ME-709 adalah mesin yang dapat membuat china tea, espresso, cappucino, juga memiliki froth milk atau penggiling kopi sehingga membuat kopi menjadi siap saji, mesin ini mempunyai 2 pemanas sehingga dalam penyajiannya hanya memerlukan waktu sekiar 1-2 menit.
  • Type SN-3035L merupakan mesin pembuat kopi yang memiliki fungsi untuk membuat espresso, china tea, cappucino dan juga froth milk. Berbeda jenisnya dengan mesin pembuat Kopi ME-709, mesin SN-3035L ini langsung menggunakan bubuk kopi yang operasikan secara semi automatic.
  • Type Lanna-1GR adalah hanya khusus untuk membuat Capuccino dan Espresso, biasa sering di sebut dengan mesin kopi espresso, mesin ini dapat menghasilkan rasa yang berkualitas dengan tingkat kekentalan yang dapat kita sesuaikan.
  • Type BR-01 juga sering di sebut dengan coffee grinder atau sebagai mesin penggiling kopi, type mesin ini tidak seperti mesin espresso, cappucino dan yang lainnya. Type BR-01 memiliki kapasitas untuk penyimpanan kopi yang lebih besar, juga dapat menggiling biji kopi menjadi siap saji.
  • Type SC-8703 adalah sebuah mesin pembuat kopi yang berbeda jauh dengan mesin lainnya, sering disebut dengan coffee Dispenser karena tidak memiliki fungsi untuk membuat kopi. Mesin ini digunakan sebagai wadah untuk menyimpan berbagai jenis kopi siap saji.

2. Type alat pembuatan kopi secara manual biasanya disebut sebagai manual brew, seperti yang kita ketahui bahwa rasa terbaik dalam kopi itu berpengaruh besar pada cara pembuatannya. Ingin tahu seperti apa saja typenya, mari simak di bawah ini :

  • Manual pur over adalah salah satu alat pembuatan kopi manual yang memiliki metode penyeduhan drip, menurut para barista, alat ini mampu menghasilkan rasa pada kopi yang sangat sempurna.
  • Vietnam drip merupakan alat untuk membuat kopi yang praktis dan dapat menghasilkan kopi hingga menjadi lebih pekat, sebagian besar para pencinta kopi sangat menyukainya.
  • Grinder adalah sebuah alat pembuatan kopi manual yang berfungsi untuk menggiling kopi, saat ini mesin grinder bisa didapati dalam 2 jenis, yaitu manual dan juga elektronik.
  • Moka pot adalah sebuah alat pembuat kopi yang berbentuk seperti teko, sangat di perlukan ketelatenan dalam menggunakannya, karena alat ini digunakan dengan api, air panas yang memiliki suhu yang cukup.
  • French press yaitu salah satu alat untuk membuat kopi yang sangat praktis, bisa menghasilkan kopi hitam dengan cara yang sangat mudah serta dalam jumlah yang banyak.

Itulah pengenalan mengenai alat pembuat kopi terlengkap yang wajib para barista miliki, karena dengan begitu akan banyak pencinta kopi yang dapat merasakan kopi yang begitu nikmat.

Mengetahui 10 Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika Terbaik

Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika Terbaik

Perbedaan kopi robusta dan arabika kini masih menjadi pertanyaan setiap para pencinta kopi, karena keduanya merupakan jenis kopi yang saat ini keberadaannya sangat populer di seluruh dunia.

Mungkin bagi para pencinta kopi sejati, pastinya kalian sudah mengetahui bagaimana perbedaan rasa yang khas dari kedua jenis kopi ini, namun ada juga beberapa yang masih bingung dan bertanya apa perbedaanya.

Untuk kalian para pencinta kopi dimana pun kalian berada sebelum menyimak artikel ini lebih lanjut, seperti biasa ada baiknya jika kita sambil menghidangkan kopi yang nikmat terlebih dahulu.

Beberapa Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika Yang Jarang Di Ketahui

Sebagian besar orang tidak memperdulikan hal-hal tersebut, karena yang terpenting adalah merasakan kopi yang enak berarti itulah yang terbaik, berbedanya dengan pencinta kopi sejati.

Mereka pasti akan mencari tahu terlebih dahulu dari mana asal usul kopi yang akan dinikmati tersebut, nah untuk kalian yang tidak mengetahuinya langsung saja simak penjelasannya di bawah ini :

1. Besar Kecilnya Ukuran Tanaman

Kalian dapat membedakan dari pohon kopi arabika dan robusta. Pada tanaman kopi arabika 2x lebih pendek dari tanaman kopi robusta, tanaman kopi robusta mampu tumbuh hingga mencapai 5 meter tingginya, sedangkan jika tanaman kopi arabika hanya setinggi 2,5 meter saja.

2. Umur Kopi

Biji kopi arabika merupakan penemuan jenis biji kopi yang pertama kali dikonsumsi di dunia, sedangkan biji kopi robusta ditemukan baru sekitar 100 tahun setelahnya.

3. Tekstur Biji Kopi

Kemudian perbedaan kopi robusta dan arabika dapat dilihat dengan tekstur dari biji yang dimilikinya. Untuk biji kopi robusta mempunyai bentuk berukuran sedang, bulat dan garis lurus di tengahnya, sedangkan jika biji kopi arabika lebih cenderung besar dan juga lonjong serta tipis.

4. Rasa Khas Kopi

Untuk rasa, kopi robusta mempunyai rasa yang kuat dan pahit, sedangkan kopi arabika memiliki karakter rasa yang khas, manis yang menyerupai rasa buah seperti buah berry.

5. Tingkat Kandungan Kafein

Tentunya kedua jenis kopi terbaik ini memiliki kafein yang bisa dibilang cukup tinggi, namun bagi kalian pencinta kopi agar dapat bertahan di malam hari ada baiknya jika meminum jenis kopi robusta, karna robusta memiliki tingkat kandungan kafein yang tinggi yaitu sebesar 2,2% – 2,7%.

Sedangkan kopi arabika cocok diminum sewaktu bersantai khusunya bagi para wanita, karena arabika memiliki kandungan kafein dengan tingkat yang rendah, yaitu hanya 1,1% – 1,5% saja.

6. Kandungan Gula & Lemak

Perbedaannya adalah kandungan gula pada kopi robusta cenderung lebih sedikit dari pada kopi arabika, serupa juga dengan lemaknya kopi arabika memilki tingkat lemak yang tinggi dibandingkan kopi robusta.

7. Aroma KopI Terbaik

Para pencinta kopi tentunya akan menyukai aroma sedap yang keluar dari kopi tersebut, kopi robusta miliki aroma kacang yang sangat mengunggah selera. Sedangkan kopi arabika lebih didominasikan seperti buah-buahan.

8. Jenis Penyajian

Kopi robusta yang mempunyai rasa yang kuat dan pahit lebih cocok dijadikan sebagai bahan campuran espresso, sedangkan kopi arabika yang memiliki rasa manis, tanpa adanya tambahan gula lebih cocok jika disajikan sebagai kopi original atau singgle kopi.

9. Kandungan Asan Klorogenik

Kopi arabika memiliki kandungan asam klorogenik sebesar 5,5% hingga 8% saja, sedangkan kopi arabika memiliki kandung asam klorogenik sebanyak 7% hingga 10%.

10. Harga Biji Kopi

Harga biji kopi arabika lebih mahal dari biji kopi robusta, karena terjadinya kesulitan dalam membudidayakannya, kelemahan yang di dapat dalam biji robusta yaitu biji kopinya yang memerlukan waktu hingga 7 tahun untuk matang sempurna.

Seperti itulah 10 perbedaan yang terdapat diantara kedua jenis kopi robusta dan juga arabika, untuk kalian para pencinta kopi, meski telah umum bagi kalian, namun ada baiknya jika penikmat kopi mengetahui asal usul dari kopi-kopi yang berkualitas.

Sekian dari kami ulasan singkat tenang bagaimana mengetahui perbedaan kopi robusta dan arabika terbaik, terima kasih dan salam pencinta kopi di seluruh Indonesia.